Sabtu, 07 Juli 2012

MAKIN DEKAT, BUKAN BERARTI LEBIH TEPAT


Pada pertandingan sepak bola, menendang 12 pas alias penalti terlihat mudah, karena titik putih menendang bola berjarak sangat dekat dari gawang. Namun tak jarang para pemain yang mengeksekusi penalti gagal dalam membobol gawang lawannya. Berbagai alasan bisa saja terjadi saat penalti gagal dieksekusi padahal jaraknya sangatlah dekat.


Masih membahas jarak dekat, saat saya tugas di Mempawah Kalimantan Barat, ada peserta pelatihan yang curhat bahwa dia punya kendala untuk dapat hadir tepat waktu ke kantor karena jarak yang jauh dari rumah ke tempat kerja, dia sangat ingin dipindah tugaskan ke kantor perwakilan yang lebih dekat dengan rumah tempat tinggal, supaya bisa lebih tepat waktu datang ke kantor. Setelah beberapa bulan dipindahkan, kepala perwakilannya mengeluh menceritakan perilaku indisipliner sang karyawan tersebut, ternyata dia makin sulit untuk disiplin, alasannya sederhana, saking dekatnya dengan kantor dia terlalu meremehkan jarak dekat itu, terkadang ada saja perlengkapan kerja yang ketinggalan di rumah sehingga dia sering bolak-balik rumah-kantor, bahkan jam istirahat makan siang, dia sering kebablasan tidur siang.

Selasa, 03 Juli 2012

UANG, RUANG, PELUANG


Bingung saat akan memulai menjalankan ide dan rencana, modal tidak ada, tempat atau lokasi belum pasti dan kapan bisa dilaksanakan. Hampir setiap orang mengalaminya, apalagi bagi yang menggunakan konsep manajemen murni, karena dalam manajemen semua harus diperhitungkan, diperkirakan dan ditarget. Dalam manajemen, segala sesuatu harus dimulai dengan modal yang cukup, organisasi yang utuh dan positioning yang jelas.

Satu pekan yang lalu tepatnya 27 Juni 2012, rekan-rekan di Yayasan Cahaya Permata Ummat (YCPU) Padang Panjang ingin menjalankan agenda tahun ke-2 yaitu Khitanan Massal untuk yatim dan dhuafa. Dengan pengalaman pada tahun sebelumnya rekan-rekan aktifis ini mencoba untuk memperbaiki hal-hal yang masih dianggap kurang berjalan lancar pada tahun lalu. Sebagai orang yang baru bergabung di YCPU, saya mencoba untuk menyesuaikan diri dengan pola yang sudah ada.


Kamis, 28 Juni 2012

POSISI atau PORSI

Saat masuk restoran atau pusat jajanan makanan-minuman, apa yang nomor 1 anda pertimbangkan, posisi tempat duduk atau menu makanannya? Saya berkeyakinan, meski lebih banyak orang yang menomor satukan menu makanannya, tidak sedikit pula orang yang mempertimbangkan posisi duduknya. Terkadang posisi duduk saat makan mempengaruhi kenyamanan untuk bisa menikmati makanan-minuman. Ada warung lesehan, prasmanan dan berbagai bentuk pilihan suasana yang disajikan oleh para pemilik rumah makan dan restoran. Memang kalo untuk urusan selera atau perut, prinsip dasarnya adalah kenyang dan melepas dahaga. Setelah itu baru bicara suasana yang nyaman.


Kalau pada urusan pekerjaan di organisasi, baik organisasi perusahaan, sosial ataupun politik, terdapat juga porsi kerja (Jobs Description) dan kursi/posisi (Jabatan).

Selasa, 19 Juni 2012

Karena Tidak Tahu


Ada seorang sahabat satu mentoringku bernama Halim, berbadan besar, tinggi dan berjenggot ala Ahmad Dhani. Dia menceritakan pengalamannya saat ikut dalam sebuah pertandingan tinju beberapa tahun silam mewakili klubnya. Sebagai petinju yang minim pengalaman tentunya dia lebih banyak tidak tahu seluk beluk dan seni di atas ring. Tapi pada suatu waktu dia mendapat sebuah tantangan dari sang pelatih untuk bertarung dengan seseorang. Sang pelatih hanya memancing sisi emosionalnya sebagai petinju tanpa memberikan informasi detail tentang lawannya.

"Namanya juga darah muda yang sedang terprovokasi, saya jawab tantangan itu",

Minggu, 17 Juni 2012

5 Th MILAD Fatihku

Tak terasa, sudah 5 tahun usiamu putraku. 
11 Juni 2007 di Depok, engkau lahir menambah semangat hidupku. 
Semoga kelak engkau bisa menjadi anak yang sholeh dan bermanfaat bagi ummat. 
Salam sayang, dari Abi.

Jumat, 15 Juni 2012

Ketika Harus Menyimpan

"Nak, sisa uang jajan tadi siang disimpan ya!". Begitulah pesan seorang Ibu pada anaknya agar berlatih menyimpan uang menjadi tabungan. Kita semua tahu, rajin menabung adalah kebiasaan baik dan menguntungkan. Banyak orang yang sukses dalam urusan ekonomi karena bisa menyimpan uangnya dalam tabungan dan sejenisnya.

Dalam urusan materi dan keuangan, menyimpan menjadi salah satu sarana untuk mencapai kenyamanan, ketenangan dan kemapanan. Walaupun materi bukanlah satu-satunya penentu kebahagiaan hidup, karena masih banyak hal lain yang dapat menentukan kebahagiaan seseorang.

Bagaimana halnya bila yang disimpan itu berupa "rasa" atau perasaan?

Kamis, 14 Juni 2012

Ada kalanya Harus Menunggu

"Bosan, itulah perasaan saya ketika jadwal penerbangan ditunda lebih dari 2 jam, hampir semua majalah dan koran di ruang tunggu sudah habis saya bolak-balik, meski tak dibaca setiap halamannya".

Mungkin hampir setiap diri kita merasakan hal yang sama ketika harus menunggu. Menunggu seolah-olah menjadi momok menakutkan bagi sebagian orang. Resah, gelisah, gundah, lelah dan terkadang berubah jadi amarah jika kita harus menunggu.

Ada pelajaran berharga yang saya dapatkan dari Mak Adang (Paman Tertua) ketika saya mulai menanam bibit kacang tanah pada akhir bulan Mei 2012 lalu. Sebagai orang yang baru belajar tani, dengan polos saya bertanya padanya, apa yang harus saya lakukan sampai bibit ini diketahui bisa tumbuh atau tidak? Menunggu, jawabnya dengan mantap. Biasanya biji kacang tanah akan berkecambah dalam 5-10 hari. Hmmmmm… waktu yang lumayan lama untuk menunggu.

Suka tidak suka,